~ unknown
Douane : NEXT!
SiMukaPlongo2(SMP) : Morning Sir.
Douane : Morning, your passport please.
SMP : Oh, paspor sir? yes? here sir.
Douane : First time to Holland? [sambil celingak celinguk bedain foto paspor ma wajah asli pemilik paspor yang lebih semrawud]
SMP : yes sir yes.
Douane : [senyum] Purpose of visit?
SMP : Eh?
Douane : [bingung sebentar] mm..why are you here?
SMP : Oh, anu, mm..samerkors SIR!
Douane : until 25th of July, correct?
SMP : rrr..i think so sir.
Douane : OK [sambil ngecap tu paspor]. Here you are, goodday!
SMP : Oh, yes, sir, yes, gutde tu!
yah..sudah lewat satu pemeriksaan
akhirnya saya masuk wilayah kerajaan belanda – Koninkrijk der Nederlanden
lanjut ke baggage lounge..
sambil menikmati udara pagi, dan perut yang kepenuhan (akibat kebanyakan makan n minum di pesawat), serta jam sudah menunjukkan pukul 06.30 (yang berarti udah telat 15 menit dari janjian ketemu Tante Minik yang janji mau jemput.. saya jalan aja sok kepedean ke baggage lounge, sambil ambil “airport map schiphol” di rak yang menyambut penumpang baru datang.
sok bisa baca..
trus bingung..
ni bahasa mana ya…
go***g, dari sekian bahasa yang ada, kenapa ngambil bahasa SPANYOL???
dasar SMP..
sambil
nunggu bagasi keluar dari baggage conveyor belt yang keren, karena ga pake macet2 kaya disini, n ruangnya gede bgt, jejer2 gt…saya mikir2,,karena di depan ada Douane lagi, yang berdiri pas di samping tempat sampah gede yang tulisannya:
“BEEF and DAIRY PRODUCT“.
MAMPUS. tu koper separo isinya rendang maknyus dari mama buat tante minik n tante lina!
yah, maklumlah first timer ;D
setelah koper saya segede gaban itu nongol (ternyata basah kena ujan, hiks2..), saya langsung tarok di troli, langsung keluar…
tu Douane, ngeliat aja nggak..
sial, petugas indonesia aja pake rogoh2 koper, disini orang nyante aja malah
heu…
STOP worrying about the potholes in the road
and CELEBRATE the journey.
~Fitzhugh Mullan
Sampe di ruang tunggu kedatangan, tiba-tiba udah ada yang teriak2..
Katanya mau pake jaket, mana JAKET???!!!
saya bingung sendiri, secara sudah pangling (pikun or lupa -red) mukanya tante minik, mana diliatin org byk lagi (blm tentu jg sih, kyny cm GR aj :p).
eh, tek minik, salamualaikum…:)
tek minik dateng sama suaminya

ini jaket tante (sambil megangin jaket kumel yg udah diilerin semalem [beneran lho ini, haha])
INI??? ini namanya jaket indonesia!
kalo disini, pake INI!
dan begitulah..
ketemu orang indonesia di negeri orang? u sud feel how relaxing it is ;D
langsung, karena saya bawa 3 tas (baca artikel saya yg INI), koper n backpack saya langsung diminta paksa sama tante minik..n saya disuruh jalan2 sama si om, trus dia pulang ke Delft naik kereta, sendirian, bawa koper saya segede traktor itu..
akhirnya saya dan Om saya pergi ke station trein schiphol..we’re heading straight to The Hague (Den Haag), sedangkan tante ntar terus ke Delft..
Pertama kali naik kereta kelas 2 di belanda, berasa naik eksekutip di indonesia ;D bukan karena fasilitasnya, gerbongnya sederhana aja, kursi kaya bisnisnya gerbong PT Kereta Api, cuma bersihnya…saya sampe gatel saking bersihnya ;D
untuk perjalanan Schiphol – Den Haag Centraal, kira-kira ditempuh selama 35-40. Waktu itu tante minik beli pake kortingskaart di ticket machine..jadi ada korting 40 %..jadi tiket enkele reis (one way) kelas 2 seharga 5,00 euro..
kalo mau jalan2 ke belanda, bisa lihat di www.ns.nl kalo mau liat jadwal, harga, dan perkiraan waktu tempuh, serta stasiun yang dilewati.
sampe deh di station Den Haag Centraal..
Okay..mulai skarang biar foto yang bercerita.……….
One’s destination is never a place, but a new way of seeing things.
~Henry Miller

1. THE HAGUE (DEN HAAG ; S’GRAVENHAGE) 05/07/07
Den Haag adalah kota ketiga terbesar di Belanda, setelah Amsterdam dan Rotterdam. Kota ini adalah kota pemerintahan Belanda (meski ibukota negara tetap berada di Amsterdam), sekaligus tempat kedudukan parlemen dan Ratu Beatrix..
MADURODAM
Madurodam yang terletak di Jalan George Maduroplein, daerah Scheveningen, The Hague adalah nama taman mini a la Belanda..sebenarnya, dari gosip-gosip para orang tua, Taman Mini Indonesia Indah itu merupakan tiruan semi-gagal dari Madurodam.. Madurodam sendiri adalah miniatur bangunan-bangunan di Belanda dengan skala tetap 1:25..dengan luas area yah, paling seukuran lapangan bola..lebih kecil malah.. Nah, saat mendiang Ibu Tien Soeharto ngidam bikin yg beginian, taulah..orang2 jaman dolo sukanya melebih2kan..jadinya TMII yg gede bgt gitu… Nama Madurodam diambil dari nama seorang mahasiswa zaman Nazi asal Curacao (daerah jajahan belanda waktu itu) yang gugur dalam tahanan Kamp NAZI karena membantu perjuangan Belanda, yaitu Geo
rge Maduro. Sekarang, manajer (mereka menyebutnya Walikota) Madurodam, dipilih oleh konsil pemuda The Hague yang terdiri dari 22 orang pelajar setingkat SMP.
Di Madurodam sendiri ada byk bgt bangunan..mulai dari stadionnya Ajax, bandara Schiphol (tuh, ada pesawat Garuda Indonesia-nya lhooo…), kastil2 belanda, the Peace Palace, perumahan, sheep ranch, bahkan kincir2 angin khas negara itu..
HTM TRAM & BUS
Dari Den Haag Centraal, kita naik tram No 22 atau 9 ke Madurodam, terus turun pas disamping kompleksnya.. Di Belanda (dan di Eropa pada umumnya), lebih murah pake strippenkaart (literally: ticket of strips) untuk bayar biaya transportasi dalam kota dengan TRAM atau BUS, daripada bayar sama pak sopir, karena akan lebih mahal (baca: MAHAL). Tersedia beberapa macam strippenkaart, mulai dari yang 2 strip, 3 strip, 8 strip, 15 strip, dan 45 strip. Tentu saja paling murah pake yang 45 strip (harganya 20,40 euro).,karena bisa make untuk 45 zona (kira2 satu zona cuma 0,4 euro). Zona disini disini bisa dilihat di zonamap yang ada di tiap2 halte tram atau bus. nah, kalo pake tunai ke pak sopir, bisa-bisa satu zona kena 1,5 euro!!!
INDONESIA (jawa) DI BELANDA
Selama perjalanan, bakal banyak banget nama-nama jalan yang berbau Indonesia, semisal Javastraat (Jl Jawa), Sumatrastraat, Atjehstraat, Delistraat, dan Balistraat..dan tentunya, satu nama jalan yang sangat bagus:
ADRIAN Goekooplaan![]()
haha…sudah2..ga usah pake narsis… yang jelas, di belanda banyak sekali orang Indonesia, Suriname, atau imigran-imigran lain..yang, mungkin tiba-tiba bisa aja nanya:
KOWE WONG JOWO??
INDONESIA KOWE?
Dan kata-kata lain dalam bahasa jawa NGOKO, yang kalo kita bales pake bahasa jawa KRAMA ga bakal ngerti mereka, apalagi pake bahasa indonesia ;p secara mereka banyaknya adalah imigran Surinaam yang moyangnya orang jawa tulen.
FIETS (Dutch) – PIT (Java) – SEPEDA (Indonesia)
Saya yakin Anda sudah tahu, bahwa di Belanda, dan negara-negara Eropa Utara lebih suka kemana-mana pakai SEPEDA (saya juga, dipinjemin lagi, jadi grates!!). Karena selain murah, cepat (jalan-jalan di belanda kecil2), gampang diparkir, mereka emang ga suka sama asap kendaraan.. konon ceritanya, si PM Belanda dulu juga suka ke kantornya di Binnenhof naik sepeda lho..
Contohnya bisa dilihat di parkiran stasiun Den Haag Centraal disamping. Isinya “cuma” sepeda, secara gada yang pake motor, pake mobil juga cuman dikit, jadi..”ga keliatan” parkirannya.. pake sepeda juga gampang parkirnya, tinggal dirantai aja di palang besi, atau kepepetnya di rambu-rambu lalu lintas kaya disamping. Tapi jangan salah, banyak juga sepeda yang dirantai di body-nya, pas sang pemilik kembali, maka kedua BAN-nya sudah raib,dan juga sebaliknya.
Kata-kata dalam tulisan rambu disamping adalah:
Inrit automatische afsluiting.
Let op! Ingesteldewachttijd 40 seconden wacht op groen licht Bij groen een voertuig
FIETSPAD
yang maksudnya kira-kira:
AWAS WAKTU TUNGGU 40 DETIK TUNGGU LAMPU HIJAU KALO HIJAU BARU LEWAT YAAAA..
JALUR SEPEDA
BINNENHOF
Komplek Binnenhof (atau inggrisnya Inner Court) adalah tempat parlemen Belanda (Staten-Generaal) bertemu dan mengadakan rapat-rapat.. Di kompleks ini juga ada tempat kerja Perdana Menteri Belanda (kaya Ruang Oval di Gedung Putih) yang namanya het Torentje (small turret atau menara kecil – di jogja mungkin analog yg paling deket adalah pojok beteng – lihat gambar disamping bawah kiri, ada tower kecil ujung kastil sebelah kiri, dipinggir danau). Ga pake dijaga-jaga tentara berlebihan kaya di Indonesia ;p
Selain itu, di daerah sini juga banyak patung-patung aneh yang (maaf) kadang-
kadang porno, atau malah serem, atau mungkin, menjijikkan, hoeekkkk…Bahkan sering-seringnya saya GA PAHAM, ini patung atau monumen apa, secara bentuknya betul-betul ABSTRAK..
Tapi, justru yang begitu-begitu itu yang bikin kota-kota di Eropa lebih artistik (dari sudut pandang seni), daripada di Indonesia.
Di deket-deket situ juga ada The Royal Palace Noordeinde, yang dimiliki oleh keluarga Orange (keluarga kerajaan Belanda), yang dibangun pada tahun 1533. Di sini, ratu Beatrix biasanya bekerja dari jam 9 pagi sampai 5 sore (lihat benderanya, kalo si ratu ada). Di sampingnya ju
ga ada the Palace Garden (Paleistuin) yang buka untuk umum sejak zonsopgang (sunrise) sampai zonsondergang (sunset) (lihat gambar samping). Suasananya damai banget, meskipun ada di tengah kota. Dan pengawalnya ga kaya di Buckingham London, yang ga boleh lirik-lirik. Di sini saya malah, diajak ngobrol!!!
Setelah puas berjalan-jalan, saya akhirnya pulang naik TRAM no 1 ke Delft…langsung mampir di rumah tante Minik..di lantai 11 flatnya..
Abis solat dzuhur (jama ashar), saya TEPAR sampai jam 10 malem, terus, TEPAR lagi, sampai pagi…tentunya setelah saya makan:
NASI GULAI AYAM!!
oh, I do miss Indonesia already..
maka hari pertama di Eropa, selesai…




tombro, tulisanmu ki apik lho, mungkin kowe bisa menulis sebuah buku yang judulnya:
SMP, eurotrip!!!!
hehehehehe
Jadi bukunya kmaren inspiring?
Worth buying?
Btw,,countdown kmana tuh?